Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

Copy - Paste

18.45 Ecky Agassi 11 Comments Category :

Bismillah


Saya ingat beberapa tahun yang lalu, mungkin sekitar 2007/2008, seorang teman saya berkata, “teknologi udah makin gila ya”, saat sedang berkomunikasi dengan saya via aplikasi chatting di handphone. Teman saya tersebut kagum sekaligus kaget betapa teknologi sudah semakin modern, dan telah memudahkan kita untuk berkomunikasi.

Kemudahan yang diberikan teknologi juga berimbas pada cara kita berkomunikasi. Dulu saat zaman sms masih berjaya, kita harus lebih selektif dalam memilih kata-kata yang tepat dan efisien, pun harus berhemat huruf agar biaya bisa ditekan. Saat ini kita lebih bebas berekspresi karena biaya tak lagi dihitung berdasarkan huruf melainkan berdasarkan berapa data yang digunakan.

Aplikasi chat sekarang pun sudah semakin canggih. Selain private chat, aplikasi chat sekarang juga menawarkan public group dimana kita bisa berkomunikasi dengan banyak orang melalui sebuah grup chat. Berbagai obrolan dan pertukaran informasi terjadi di sebuah grup chat. Dari sebuah broadcast acara seminar hingga ucapan ulang tahun, semua bisa dilakukan dengan mudah melalui grup chat.

Berbicara tentang grup chat, ada satu fenomena yang ingin saya bahas yaitu mengenai ucapan selamat, doa, dan ucapan lain sebagainya yang kerap diucapkan. Saat ini sering ada fenomena ucapan copy paste. Dalam sebuah grup jika ada ucapan selamat, doa, dsb, biasanya ada saja orang-orang yang mengirimkan ucapan dengan copy-paste-persis dari ucapan sebelumnya. Mungkin bagi sebagian orang ini adalah hal yang biasa, toh copy-paste untuk memudahkan, tidak perlu capek-capek mengetik, tapi menurut saya hal ini adalah sebuah penurunan values dari sebuah ucapan dan komunikasi yang kehilangan maknanya.

Ada kesan “yang penting memberikan ucapan” dari sebuah ucapan copy-paste. Kesan yang untuk saya pribadi bukanlah kesan yang istimewa. Tentu, sebuah kesan adalah hal yang sangat subjektif, namun setidaknya itulah yang saya rasakan.

Saya sendiri suka copy sebuah ucapan, namun saya tidak akan mengirimkan ucapan yang sama persis dengan cara copy-paste. Saya lebih suka memberikan ucapan yang berbeda dengan orang-orang sebelum saya, ada atensi yang ikut bersama pesan yang saya ucapkan. Hal ini untuk menunjukkan apresiasi bahwa saya memberikan sesuatu atas apa yang saya ucapan, bukan sekedar “yang penting memberikan ucapan”.

Sebenarnya hal ini adalah hal yang sangat sepele, tapi hal-hal besar terbentuk dari hal-hal kecil. Ketika komunikasi kehilangan makna, maka kata-kata hanyalah angin lalu saja.
Eh, tapi bisa saja ucapan digital dengan apa yang diucapkan orang tersebut di dunia nyata berbeda bukan? Memang benar, tetapi bukanlah apa yang orang lain bisa nilai dari ucapan tersebut adalah ucapan yang terlihat secara nyata?

*

Teknologi memang memberikan kemudahan di banyak hal, namun disisi lain teknologi bisa menurunkan sebuah nilai, sebuah values, dari hal tersebut.

Saya tidak mendisktreditkan siapapun. Setiap orang berhak bertindak selama tidak menyalahi aturan yang berlaku. Saya hanya ingin membahas sedikit micro phenomenon in our internet-cultural life, yang menurut saya layak untuk dibahas.

Ucapan selamat yang baik adalah ucapan yang diucapkan dengan memberikan atensi atas yang kita ucapkan. Ada bagian dari diri kita yang menghargai orang yang akan kita berikan ucapan, ada values yang kita jaga dari ucapan tersebut.

Lalu, bagaimana menurut anda? :)

--
Ecky,
Kendari,  21 November 2015

*sumber foto 1: http://poofytoo.com
*sumber foto 2: dok.pribadi

RELATED POSTS

11 comments

  1. gua malah lebih suka ucapin ultah via japri sih, biar ga dicopas, males banget klo ucapan ultah/nikahan dari gua dicopas di grup -__-

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu lebih bagus jri, tapi kan gk semuanya bisa japri, hhe

      Hapus
  2. mending ucapan yg sederhana tapi mengena, seperti "eh cuy. ajegile, met ultah ye bro!"

    BalasHapus
  3. Setujuuuuhh *tapi masih copas klo lg males* HAHAHAHA

    BalasHapus
  4. Kirain group WA saya doank yang pada copas-copas gak niat/minim usaha gitu.. ternyata dimana-mana sama aja..

    Betul sih.. saya setuju, ini adalah sebuah fenomena penurunan value. Memang praktis sih.. tapi menjadi tidak/kurang bermakna

    BalasHapus
  5. Hahaha iya banget. Copy paste di grup gitu kayak ngegampangin sesuatu

    BalasHapus
  6. Gw malas bgt klo ngucapin di group, di copy paste sama yg ngucapin selanjutnya. Kesannya orang pada mager ngetik baru deh. Jd gak kreatif gt. Mending 1-2 orang yg copy paste. Copy paste berjemaah yg paling gw mls bgt.

    BalasHapus

Terima kasih atas apresiasinya :)
Klik beritahu saya untuk mendapatkan notifikasi komentar selanjutnya via email