Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

Tentang Sepakbola

23.39 Ecky Agassi 18 Comments Category : ,

بسم الله الرحمن الرحيم

Assalamu'alaikum wr wb

Football is the opera of the people. —Stafford Heginbotham
Sepakbola adalah olahraga paling populer di dunia. Olahraga ini dimainkan di seluruh benua, Asia, Afrika, Eropa, sampai Amerika. Dari negara maju sampai berkembang, dari negara yang aman-aman saja sampai negara yang penuh konflik. Olahraga ini begitu populer sehingga sebuah perhelatan sepakbola paling akbar yaitu Piala Dunia akan menyedot milyaran mata manusia, baik yang suka maupun tidak suka, untuk menyaksikan sebuah pertandingan sepakbola. Di era globaliasi seperti saat ini, kekuatan telah menembus ruang pemisah antar manusia. Sepakbola telah menembus batas teritori, ruang budaya, politik, sosial, dan ekonomi. Menembus perbedaan dalam satu pijakan perhelatan di atas rumput bernama sepakbola.

Centre National de la Recherce Scientifique di Perancis, mengungkapkan ada dua cara untuk menjelaskan mengapa olahraga ini begitu populer di seantero dunia. Pertama, sepak bola dapat menggambarkan apa yang seharusnya dilakukan oleh sebuah tim, lembaga, organisasi, bahkan negara, jika ingin sukses di era saat ini. Sebuah kombinasi yang erat antara kerja individu dan tim. Kedua, olahraga ini menjadi populer karena seluruh masyarakat, komunitas, kota, bahkan negara dapat mengidentifikasikan diri mereka ke dalam tim kesayangannya. Sepak bola dapat melewati batas sudut pandang perbedaan tradisi, wilayah, negara, dan generasi.

Sepakbola adalah permainan tim. Kekuatan individu memang diperlukan, namun kerjasama tim adalah hal yang utama. Sepakbola dapat menggambarkan sebuah pola kooperatif yang konstruktif dalam mencapai sebuah target dan tujuan yaitu gol.

Dalam kekuatannya sepakbola dapat membuat seseorang mengindetifikasikan diri dalam permainan dan nilai-nilai sepakbola. Identifikasi ini seringkali berupa ikatan geografis, tentang suporter sebuah tim di kotanya maupun tentang nasionalisme negaranya. Namun lebih jauh lagi sepakbola tak hanya tentang ikatan geografis. Terdapat chemistry yang terkadang sulit dijelaskan tentang dukungan seseorang terhadap sebuah klub, atau bahkan negara.

más que un deporte, lebih dari sekedar olahraga.


Sepakbola lebih dari sekedar olahraga. Sepakbola bisa bergerak atas dasar filosofi dan nilai serta prinsip yang dipegang. Kita bisa mengambil contoh dan lihat bagaimana FC Internazionale Milano, sebuah klub dari kota Milan di Italia yang berdiri karena ingin menjadikan sepakbola bukan hanya olahraga yang didominasi warga negara tertentu namun menjadi olahraga yang multinasional. Internasionalitas, permainan yang memisahkan sekat geografi, untuk menjadi sebuah olahraga global. Ada lagi FC Barcelona, klub asal Catalunya, Spanyol, yang menjawab kritik tentang nasionalisme tribal dan mengusulkan sebuah konsep kosmopolitanisme, yang artinya ada kesadaran menjadi warga dunia sehingga dapat menerima berbagai perbedaan. Menurut mereka, patriotisme dan kosmopolitanisme bisa saling mengisi dengan sempurna. Mereka bisa mencintai Catalunya atau bahkan menganggap diri sebagai kelompok unggulan, tetapi tanpa ada hasrat untuk mendominasi kelompok masyarakat lain atau menutup diri dari pengaruh asing.

Di begitu banyaknya perbedaan, kita dapat bersatu dalam sepakbola. Dalam perhelatan sepakbola antar negara, sepakbola disaksikan dan dibicarakan dimana saja, dari mahasiswa hingga presiden, dari warung kopi hingga panggung politik. Dalam ranah klub, klub-klub populer dari Eropa mampu membuktikan mengglobalnya sepak bola. Magnetnya mampu menarik jutaan orang di belahan dunia lain untuk mendukung klub yang jaraknya ratusan ribu kilometer jauhnya. Filosofinya mampu dimengerti oleh orang yang berbeda bahasa dan negara. Perbedaan-perbedaan itu tak menghalangi kita untuk bersatu dalam dunia sepakbola.

Sepakbola merupakan olahraga yang indah, yang senantiasa bisa memberikan drama yang luar biasa. Orang biasa berkata bahwa bola itu bundar, sehingga tak dapat ditebak. Masyarakat sudah begitu canggih dalam menganalisis dan memprediksi, namun hal itu tetaplah analisis di atas kertas. Seringkali benar, namun tak jarang juga salah. Drama sepakbola membawa kita menikmati olahraga ini, karena kejutan-kejutan yang diberikan akan membawa masuk dalam lautan emosi dan adrenalin, karena sebelum peluit tanda pertandingan babak kedua berakhir, berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. Dalam sejarah kita bisa melihat bagaimana Manchester United (MU) menjadi juara Uefa Champions League pada tahun 1999 dengan mengalahkan Bayern Munich dalam sebuah kejutan dimana MU mencetak dua gol pada injury time babak kedua untuk membalikkan keadaan dan mengalahkan Bayern. Dalam drama yang belum lama terjadi yaitu pada musim 2011/12 kita juga dapat melihat bagaimana Manchester City (City) mengalahkan Queen Park Rangers dalam sebuah drama perebutan gelar juara dengan MU. Rivalitas satu musim yang ditentukan oleh pertandingan terakhir hampir menjadi antiklimaks untuk City dimana City tertinggal 1- 2 hingga 90 menit. Keadaan menjadi 180 derajat berbalik ketika Dzeko dan Aguerro mencetak dua gol pada injury time hingga hasil akhir menjadi 3 – 2 untuk kemenangan City sekaligus memastikan City menjuarai Liga Primer Inggris pertama sejak 45 tahun lalu.

Sepakbola menyuguhi drama, ikatan, yang mengidentifikasi penikmatnya menjadi bagian dalam euforianya. Bola yang bundar tanpa sudut seakan menjadi simbol bahwa sepakbola adalah olahraga yang universal dan bergulir tanpa benturan sudut-sudut yang mematahkan, yang dapat menghasilkan berbagai kemungkinan dan kejutan dalam sebuah pertandingan. Sepakbola juga mengajarkan kita akan persatuan tanpa fragmen sudut, yang mampu menjadikan manusia bersatu dalam tajamnya batas ruang-ruang perbedaan.

Karena sepakbola lebih dari sekedar olahraga.

--
Ecky Agassi
29 Mei 2012
Tulisan pertama tentang sepakbola, kedepannya saya berharap dapat menulis lagi tentang tentang sepakbola
Terima Kasih :)

Bahan bacaan:
Dani Aufar, Wajah Sepak Bola Indonesia
Dani Aufar, Plato- Barcelona : Mas Que Amistad
Azmi Basyarahil, Eksperimen Tanpa Sudut

Gambar pertama dari Isa's Photography
Gambar kedua dari dokumentasi pribadi

RELATED POSTS

18 comments

  1. berat beut bahasanya blay,hhaha,oiya,blog gw kok berat banget ya,kalo blog u kan begitu dibuka langsung muncul,kalo gw kayanya berat banget,ada saran ga ki?yhx

    BalasHapus
  2. @aries
    haha, sekali-sekali yang filosofis ries tulisannya, hehe

    blog lo kebanyakan pernak pernik ries kayaknya, saran gw dikurangi, terus ganti theme yg lebih bagus

    BalasHapus
  3. Menarik ky..

    Jadi mengingatkan filosofi sepak bola di novel nya andrea hirata, 11 patriot...

    Emang si..sepak bola, tayangan nomor satu televisi di seluruh dunia.

    BalasHapus
  4. @upay
    makasi pay,
    iya, sepakbola kan olahraga paling popuper di dunia :D

    BalasHapus
  5. ditunggu postingan berikutnya cuy, i enjoyed it :D

    BalasHapus
  6. sepakbola, bisa mengokohkan nasionalisme, bisa pula memecahbelah sesama.

    semoga jakmania dan viking segera berdamai. aamiin.

    BalasHapus
  7. @dhay
    iya dhay, gw blm bahas tentang negatifnya,
    aamiin, semoga mereka bisa segera berdamai.

    BalasHapus
  8. ky, di UK, ada jurusan Economic Football buat master degree loh, sono gih ambil :D

    BalasHapus
  9. @bestari
    wah ada jurusan itu ya?menarik, haha :D

    BalasHapus
  10. Sippp, mulai mengarah ke niche blogging. Teruskan! :D

    BalasHapus
  11. @om brad
    hehe, saya emang suka bola om, tapi blog ini tetep akan bahas banyak hal, hehe :))

    makasi kunjungannya om brad

    BalasHapus
  12. Sepakbola kini sudah seperti drama, episode demi episode selalu mengejutkan..

    BalasHapus
  13. @gie
    sepakbola sering memberikan kejutan :)

    BalasHapus
  14. Duh bahasanya beda kelas, kudu buka2 kamus agar ngerti hehehe.

    Nggak terlalu suka sepak bola, tapi mengakui bahwa cabang olah raga ini mempunyai kekuatan yang luar biasa, bahkan menyatukan sebuah bangsa :)

    BalasHapus
  15. @bang iman
    hehe, gk kok bang, ini karena pengen nulis sesuatu yang filosofis dan dalem aja :D

    iya, sepakbola bisa menyatukan, dalam satu kesatuan melawati jurang-jurang perbedaan :)

    BalasHapus
  16. Sepakbola juga sebagai pemersatu. Sudah banyak negara yang lagi rusuh rebutan kekuasaan tiba2 berhenti rusuh karena mendukung pesepakbolanya dalam suatu turnamen.

    BalasHapus
  17. @Alris
    iya, walaupun ada juga yg ribut karena memperebutkan kepentingan di sepakbola, namun gk bisa dipungkiri bahwa kita bisa bersatu dalam sepakbola :)

    BalasHapus

Terima kasih atas apresiasinya :)
Klik beritahu saya untuk mendapatkan notifikasi komentar selanjutnya via email