Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

Bangga Indonesia

22.13 Ecky A. 4 Comments Category :

بسم الله الرحمن الرحيم

Tulisan ini dibuat dalam rangka lomba Kompetisi Web/blog Kompas MuDA - KFC 2009




Assalamu'alaikum wr wb...

Indonesia, negeriku. Negeri yang dulu pernah dikenal dengan sebutan “Macan Asia”. negeri yang dulu mengirimkan guru-gurunya untuk mengajar di negara tetangga. Negeri yang dulu memprakarsai terbentuknya gerakan Asia-Afrika, dan gerakan politis lainnya. Negeri yang luar biasa..dulu.

Indonesia adalah negara yang masih berkembang, setidaknya itu label yang biasa kita dengar khususnya dalam berbagai pembahasan ekonomi. Kadang kala negeri seperti Indonesia disebut sebagai negara dunia ketiga, dan bagi anda yang tidak tahu, ada juga sebuah sebutan negara dunia kedua, yaitu negara-negara yang dulu menggunakan sistem sosialis. Sebagai sebuah negara berkembang, dalam sejarahnya, Indonesia termasuk negara yang berani, pernah keluar dari PBB pada 7 Januari 1965 karena memprotes masuknya Malaysia menjadi anggota Dewan Keamanan PBB, (walaupun kemudian masuk kembali menjadi anggota PBB pada tahun 1966), pernah membuat berbagai gerakan politik untuk melawan hegemoni Barat, dan bahkan pernah ikut dalam membuat suatu acara olahraga tandingan Olimpiade. Sebuah gerakan-gerakan yang bergerak pada tingkat global, tingkat dunia. Tapi sayangnya, banyak hal tersebut yang lebih kita dengar pada pelajaran sejarah.



Indonesia, adalah negara yang kaya dengan berbagai macam potensi sumber daya alamnya. Tapi tunggu, mungkin kekayaan itu akan benar-benar dapat disebut kekayaan jika sudah diolah dengan baik, tapi ternyata, masyarakat banyak yang melihat bahwa banyak dari sumber daya alam yang dimiliki Indonesia tidaklah diolah untuk kesejahteraan rakyatnya. Kita bisa melihat bagaimana Freeport dengan konsesi eksploitasi pada sumber daya alam Papua sudah hampir seperti rahasia umum, bahwa sebenarnya ada yang salah disana.

Begitu banyak masalah yang dihadapi negeri ini, lalu apakah yang bisa kita banggakan sebagai rakyatnya?

Sebuah kebanggaan, sebuah hal yang patut diperjuangkan. Kita tidak mungkin mengharapkan kebanggaan hanya dengan berdiam diri. Sebagai rakyat Indonesia, tidaklah cukup hanya dengan melihat dan mengecam, lebih dari itu, perlu sesuatu yang nyata yang harus dilakukan.

Menjadi sebuah intropeksi bagi saya sendiri, agar dapat melakukan sesuatu untuk negeri ini. Teringat dengan kata-kata seorang Dai, “mulailah dari diri sendiri, dari yang kecil, dan dari sekarang”.

Sudah sejauh manakah saya berkontribusi dalam kebaikan?

Bangga Indonesia. Sebuah kebanggaan kepada tanah air, tidak akan cukup hanya dengan berdiam diri dan menunggu. Sebuah kebanggaan kolektif bangsa, atas titik-titik kecil yang membentang dan membuat sebuah bangunan besar bernama kebanggaan. Sebuah kebanggaan kolektif yang dapat dimulai dari pribadi.
Bahagiakah kita bila kita dapat menjadi sebuah huruf dalam kata “kebanggaan”? Menjadi sebuah bagian dari sebuah kolektivitas?

Saya yakin, sebuah hal kecil pun bisa berarti untuk bangsa ini. Sedekah yang kita keluarkan, kebaikan yang kita sebarkan, akan dapat menjadi bagian dari kata itu, bangga.

Bangga Indonesia, bukan hanya mimpi, kita dapat menjadi bagian dari itu.

Bismillah.
Sebuah intropeksi diri. Maju terus Indonesiaku.



-gambar diambil dari [Gallery] Klastic ♥ RI Kaskus, gambar diambil oleh Innes Nareswari / rottencomics

RELATED POSTS

4 comments

  1. :D
    sip!
    betul banget,Q..!!
    masalah gawat yang terjadi sekarang adalah nasionalisme yang meluntur,,yang bikin negara ini makin jauh dari cerita ayah,ibu,kakek,nenek qta dulu...

    semoga indonesia bisa bertahan di peta dunia yaa *amiiiin*



    (bdw,semoga menang yaa,Q!!)

    BalasHapus
  2. orang yang mengaku nasionalis adalah orang yang menyelesaikan kewajiban perpajakannya dengan baik,, tidak kurang tidak lebih (coz kalo lebih malah diperiksa)

    nais posting gan,, cek kulkas gih
    hehehhe

    BalasHapus
  3. salah satu pemasukan terbesar (No 4) negara adalah dari barang elektronik
    (data statistik dari kuliah Pa Budi Raharjo)

    denger ini gw jadi semangat bahwa kalo seandainya Indonesia punya prusahaan elektronik yang mandiri,
    maka indonesia akan bangkit dari kemiskinan

    SMANGAT!!

    BalasHapus
  4. @dea makasi de :)
    @fajrie hha, anak fiskal nih ye :P hhe, cendolnya mana gan? :D hhehehe :P
    @aslih kalo dah punya perusahaan inget2 ane ong slih, hehehe :D

    BalasHapus

Terima kasih atas apresiasinya :)
Klik beritahu saya untuk mendapatkan notifikasi komentar selanjutnya via email