Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

KRL : a story (part 3)

14.01 Ecky A. 9 Comments Category : ,

بسم الله الرحمن الرحيم

Assalamu'alaikum wr wb...

Jika pada postingan KRL : a story (part1, part2) sebelumnya postingan lebih berisi tentang tulisan-tulisan, maka pada postingan kali ini saya akan memposting berbagai foto yang saya ambil sendiri di sekitar KRL.
*Foto saya ambil sendiri menggunakan kamera HP, jadi harap maklum jika gambarnya penuh kekurangan, hhe*

Langsung aja ke foto-fotonya.



Foto diambil di stasiun Citayam, peron baru untuk KRL ke arah Bogor. Pemandangan menunjukkan suasana di luar stasiun. Di dekat stasiun Citayam, anda bisa melihat ada danau (setu, lio) yang berada didekat stasiun.


Foto diambil di luar KRL ketika KRL ke arah Bogor akan memasuki stasiun Depok Baru. KRL Ekonomi biasa pintu penumpangnya sekarang memang selalu terbuka, (dulu ketika masih SD, saya masih bisa menemukan KRL Ekonomi yang pintupernumpangnya tetutup ketika keretanya berjalan.


Foto yang menunjukkan jumlah penumpang (idealnya, mungkin) dari sebuah KRL Ekonomi. Disitu dapat dilihat bahwa dalam satu gerbong, T-duduk 54, dan berdiri 83. Tapi pada kenyataannya, jika pada jam-jam sibuk, sebuah KRL Ekonomi bisa disesaki ratusan orang penumpang.


Suasana di stasiun Citayam dengan KRL Ekonomi AC


Suasana di dalam KRL Ekonomi AC. Foto ini saya ambil ketika saya akan naik KRL ekonomi AC dan penumpang yang naik masih sangatlah sedikit. Jika dilihat-lihat, sebernernya KRL Ekonomi AC Indonesia bagus juga yah?hhe


Sama seperti foto sebelumnya, foto ini saya ambil ketika saya akan naik KRL ekonomi AC dan penumpang yang naik masih sangatlah sedikit. KRLnya masih “ngetem” di Stasiun Bogor. Merupakan foto KRL yang sangat saya sukai.


Di salah sau jendela, terdapat stiker berjudul, tempat duduk prioritas, yaitu penyandang cacat, ibu hamil, manula, dan ibu&balita. Jika dilihat secara seksama, stiker ini kemungkinan besar adalah kerjasama antara milis KRL-mania (sebuah milis para penumpang KRL) dengan PT KAI. Nice.
*yang menyala terang disamping itu adalah cahaya flash dari HP saya*


Suasana dalam KRL Ekonomi AC yang sudah ada lumayan banyak penumpangnya. Jika KRL belum berjalan dan masih “ngetem” di stasiun, para pedagang masih bisa masuk.


Suasana di dalam KRL Ekonomi AC di perjalanan. Suasana yang relatif tenang tanpa ada pedagang-pedangan yang ribut (tapi sebagai info, di KRL Ekonomi AC, ada penjual resmi yang bisa bebas berjualan di dalam kereta. Penjualnya menggunakan semacam troli, jadi seperti penjual di kereta hogwarts ekspress ya?hhe


Dan itulah beberapa foto yang saya ambil di sekitar KRL. Lebih banyak KRL Ekonomi AC memang, menurut saya KRL Ekonomi AC lebih nyaman, dan lebih enak untuk mengambil foto. Walaupun di jam-jam sibuk KRL Ekonomi AC bisa sangat penuh, tapi masih lebih nyaman jika dibandingkan dengan KRL Ekonomi biasa. Tapi konsekuensinya, memang harga tiket KRL Ekonomi AC lebih mahal jika dibandingkan KRL Ekonomi biasa.

Sekian dari saya di postingan kali ini, marilah kita jaga berbagai fasilitas umum dari vandalisme yang tidak berguna.

and thanks for reading,
-Ecky-

RELATED POSTS

9 comments

  1. nice posting ky :)
    ate jarang banget naik kereta.. hehe
    perkeretaapian kita ga jelek2 banget kok ya kalo diliat2 :D

    BalasHapus
  2. siapa bilang perkereta apian kita jelak?
    kalo diliat lebih bijak, ada perubahan ke arah perbaikan kok tiap tahunnya..

    gw paling suka naek kereta ke luar kota, sebut saja jogja, or jatim, apalagi kalo eksekutif, beuhhhh, pelayanannya sangat amat memuaskan menurut gw,,, coba aja deh...

    BalasHapus
  3. naik kereta enak kalau ga penuuuuuuuuuuuuuuuuh banget

    BalasHapus
  4. @ate, makasi te,hhe..iya, perkeretaapian kita udah ada perbaikan koq te,hhe

    @fajrie, iya jrie, ada perbaikan jika dibandingkan beberapa tahun lalu, iyaa..kereta eksekutif keluar kota emang mantepp,hhe;))

    @aisha, iya sha, kalo dapet yang AC terus gak penuh enak tuh sha,hhe :)

    BalasHapus
  5. jelak apaan,jrung? :))

    ih,,ekonomi AC tuh emang jadi andelan banget dah,,secara sekarang yang ekonomi biasa lamaaaaaaaaaaa banget dah datengnya

    BalasHapus
  6. @ dea

    iya, eko AC mantep dah, hhe..:D

    BalasHapus
  7. ky, itu kereta sepi banget... kayaknya ampe ujungnya ga ada orang... jangan2 diusir2ini dulu yaa :p wehehehe...

    BalasHapus
  8. @nisa
    hhe, itu emang lagi kosong keretanya nis,hhe :P

    BalasHapus

Terima kasih atas apresiasinya :)
Klik beritahu saya untuk mendapatkan notifikasi komentar selanjutnya via email