Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

krl : a story (part 2)

16.10 Ecky A. 5 Comments Category : ,

بسم الله الرحمن الرحيم


Assalamu'alaikum wr wb...




(postingan ini adalah bagian kedua dari tulisan KRL : story.. (part 1) )

Kereta Rangkaian Listrik (KRL) Jabotabek, merupakan sarana transportasi umum yang cukup favorit di daerah Jabotabek. Bagaimana tidak? Dilihat dari kecepatan dan kemurahan harga, KRL Jabotabek bisa dikatakan cukup bersaing, setidaknya jika dilihat dari dua hal tersebut (pengecualian jika kereta tiba-tiba mogok atau jadwal yang ngaret keterlaluan).

Dulu, KRL Jabodetabek memiliki armada-armada kereta yang pintunya masih ditutup, dulu bahkan sempat kereta HOLEC (kereta yang sisi atapnya berwarna biru itu loh) menjadi kereta ekspres, sampai datanglah kereta hibah dari Jepang yang di Indonesia dijadikan sebagai kereta ekpress.

Seiring berjalannya waktu, sempat ada masa pelayanan dan manajemen kereta sepertinya sangat buruk, sampai pada akhirnya sekarang-sekarang ini PT KAI mulai berbenah untuk memperbaiki pelayanannya.



Jika anda pergi naik kereta, anda dapat dengan mudah menjumpai pegawai-pegawai PT KAI yang berseragam di sekitar stasiun. Pemeriksaan karcis sudah ditingkatkan, amat sangat berbeda dengan beberapa tahun yang lalu, bahkan sempat saya lihat pintu-pintu masuk stasiun dijaga oleh polisi berseragam dan bersenjata.

Selain itu, penertiban penumpang-penumpang yang berada di atap KRL kadang dilakukan, dulu pernah petugas yang menertibkan menggunakan alat semprot seperti penyemprot pestisida yang biasa digunakan para petani. Alat semprot iru diisi dengan cairan berwarna dan disemprotkan ke penumpang-penumpang yang berada diatap, cukup unik menurut saya.

Bagi anda yang menginginkan naik kereta ekonomi ber-AC, sekarang keinginan itu sudah dapat diwujudkan. Sekarang, PT KAI telah mengarmadakan kereta ekonomi AC, seperti kereta ekonomi pada umumnya yang berhenti disetiap stasiun (kecuali yang memang tidak biasanya berhenti, seperti di Gambir) tetapi kereta ini ber-AC seperti kereta ekpress. Jika kita gunakan bahasa iklan, mungkin bisa dikatakan seperti “Ekonomi rasa Eksekutif”, hha..ngarang.

Ekonomi AC menjadi pilihan yang nice jika anda menginginkan kereta ber-AC dengan harga yang tak semahal eksress yaitu 6.000 rupiah. Beberapa waktu berlalu, kereta ekonomi AC relatif masih bagus dan tidak ada aksi-aksi vandalisme yang parah yang menimpa.

Dengan perbaikan-perbaikan layanan yang telah dilakukan, semoga perkereta apian kita kan terus berjalan ke arah yang lebih baik.
Sayangi kereta kita, jangan rusak fasilitasnya :).

-23 September 2008-

*maaf jika tulisan ini gak cukup berkorelasi dengan tulisan di KRL : story.. (part 1) , karena memang jarak waktu penulisan antar bagian pertama dan kedua ini cukup jauh. Maaf juga kalo part 2-nya kelamaan dirilis, hehe.
Happy blogging :)


-pic from krlmania.com

RELATED POSTS

5 comments

  1. iya bang,,sekarang udah enak ada ekonomi AC jadi kalo gag mau desak2an di kreta ekonomi biasa bisa naek ekonomi AC..
    Smoga ja perkereta apian di Indonesia kelak bisa lebih baik lagi bahkan bisa lebih baik dari Jepang..hahahaha..amin..:D

    BalasHapus
  2. @ satrio

    hu'uh, udah ada ekonomi AC sekarang, hhe

    iya,semoga perkereta apian Indonesia bisa menjadi lebih baik lagi, aamiin :)

    BalasHapus
  3. *udah lama ga naik kereta*
    yang biasa di kereta masih ada ga k? pengamen, terus yang suka bersih2?

    BalasHapus
  4. I LOVE KERETA AC EKONOMI SO MUCH! maklum, lagi demen2nya bolak-balik depok-bogor.

    @aachan: kalo kereta ekonomi biasa ya masih banyak bgt chan.

    BalasHapus
  5. @ aisha
    iya, bener kata ka azka..masih ada koq yang kayak gitu

    @ ka azkaa
    hhe..iya ka, lebih enak naek kereta AC ekonomi (apalagi kalo lagi gak penuh padet)..hhe :D

    BalasHapus

Terima kasih atas apresiasinya :)
Klik beritahu saya untuk mendapatkan notifikasi komentar selanjutnya via email