Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

Itu cuma Hoax koq

15.14 Ecky A. 11 Comments Category :

بسم الله الرحمن الرحيم


Assalamu'alaikum wr wb...

Pernah dengar tentang hoax? Jika sudah dan anda berpikir bahwa hoax adalah kata yang menginterpretasikan gambar ini , maka itu adalah jawaban yang kurang tepat, dan daripada mencari di paman gugel atau bahkan menceburkan diri ke Laut Cina Selatan untuk mengungkapkan ketidaktahuan anda, berhubung anda juga telah berada di blog ini, saya pikir dengan membaca artikel ini sampai habis, anda akan (mungkin) lebih cepat tahu dan mendapatkan satu hal baru tentang apa itu hoax :).

Sebenarnya ada kaitan antara hoax dan spam (tenang, spam bukanlah bagian dari sebuah lirik lagu klasik “spamjang jalan kenangan..” :) ), yaitu jika hoax telah membeludak menjadi spam. Spam adalah message (biasanya berbentuk advertising) yang tidak kita inginkan yang kadang berada dalam jumlah banyak, spam seringkali disebarkan lewat email.

Sekarang tentang hoax, menurut wikipedia berbahasa Indonesia, hoax adalah “usaha untuk memperdaya orang-orang agar mempercayai sesuatu yang salah adalah benar “, saya pikir penjelasan ini masih sangat kurang, nevertheless, inti dari hoax adalah seperti itu, lalu apa kata wikipedia berbahasa Inggris tentang hoax?

…Unlike a fraud or con (which is usually aimed at a single victim and are made for illicit financial or material gain), a hoax is often perpetrated as a practical joke, to cause embarrassment, or to provoke social change by making people aware of something. Many hoaxes are motivated by a desire to satirize or educate by exposing the credulity of the public and the media or the absurdity of the target…

There is often considerable controversy about whether a given factoid is true or a hoax.

The word hoax is said to have come from the common magic incantation hocus pocus.[citation needed] "Hocus pocus", in turn, is commonly believed to be a distortion of "hoc est corpus" ("this is the body") from the Latin Mass.

Disebutkan diatas bahwa hoax tidak seperti penipuan yang biasanya membidik seorang target, hoax sering dibuat sebagai lelucon untuk membuat kebingungan, memprovokasi perubahan sosial atau membuat orang-orang waspada akan sesuatu. Kadang ada perdebatan dari sebuah berita tentang kebenarannya ataukah berita tersebuat hanya sebuah hoax.

Hoax biasanya adalah berita yang tidak biasa, dan jika tidak bisa dikatakan selalu, sangat sering mengajak orang utuk memforwardnya (dan tidak semua berita yang disuruh untuk diforwad adalah hoax).

Cukup untuk penjelasan tentang hoax?

Mari kita lihat beberapa contoh hoax yang telah beredar, beberapa contoh ini saya dapat dari blog Mas Priyadi yaitu tentang coca-cola dan mentos, yaitu berbahayanya minum Coca-cola dibarengi dengan makan Mentos, ternyata itu cuma hoax.

Ada lagi yang lebih parah, yaitu hoax mengenai suara-suara dalam tanah, ah..anda sudah tau bukan? Cerita tentang ilmuan Rusia yang mendengar suara-suara didalam tanah selagi mereka sedang meneliti di lubang sedalam 14,4 Km pada kerak bumi di Siberia, lagi-lagi itu cuma hoax, dan yang sangat mencengangkan adalah bahwa hoax tersebut sebenarnya adalah hoax dakwah Agama non-Islam yang ditulis ulang menjadi versi Islam, pembahasan lebih lanjut mengenai hoax ini bisa anda baca di snopes, dan yang mencengangkan kembali menurut Mas Priyadi adalah hoax ini sempat disiarkan pada acara pengajian di Daarut Tauhid di MQ FM! Threadnya tentang hal ini bisa dilihat di MyQuran.org.

Bisa sebegitu parahnya hoax!

There is often considerable controversy about whether a given factoid is true or a hoax,
begitu menurut wikipedia berbahasa Inggris.

Ya, memang kadang sebuah berita bisa menjadi kontroversi antara kebenaran dan ke-hoax-annya. Saya memberikan contoh tentang penyebaran HIV lewat jarum pada gedung bioskop, lagi-lagi saya pikir sebagian besar dari anda sudah tahu tentang hal ini, apalagi berita tentang ini sudah tersebar di message-message Friendster. Mas Priyadi dalam postingannya tentang hal ini menyebutkan bahwa itu adalah hoax, tapi Ken dalam postingan di blognya bercerita tentang kasus penyebaran HIV digedung bioskop di Yogyakarta, yang menyatakan bahwa hal itu bukanlah hoax, Ken melengkapi postingan tersebut dengan beberapa kemungkinan alasan mengapa hal tersebut diisukan mejadi sebuah kebenaran atau sebuah hoax. Saya menyarankan anda membaca artikel dari Mas Priyadi tersebut dan postingan dari Ken jika anda tertarik untuk membandingkan dan menelaahnya. Entahlah, saya tidak tahu mana yang menar, tapi saya pribadi pernah menemukan sebuah jarum yang menempel pada bangku di sebuah bioskop.

Sekarang, pernahkah anda mendapatkan message berupa hoax? Tidak harus lewat email, karena lewat fitur-fitur lain semacam message, bulletin Friendster, atau bahkanlewat sms pun sebuah hoax dapat disebarluaskan. Contoh hoax mengesalkan yang saya dapat adalah perintah untuk memforward message tersebut, dan jika tidak dilakukan maka kita akan mendapatkan kejelekan, how foolish, bahkan hoax pun sudah mulai berusaha melunturkan akidah kita.

Hericz dalam blognya hericz.net, memosting tentang langkah-langkah membuat hoax sendiri, langkang-langkahnya diantara lain adalah, pilih topik yang unik, cari ‘masalah’, gunakan istilah-istilah ilmiah, tambahkan alamat kantor berita di internet, berikan solusi yang tidak kalah gebleknya, tambahkan kata-kata ajaib, berikan efek forward.

Bagaimana kalau kita coba membuat sebagai contoh?

-Pilih topik yang unik
Bagaimana kalau, “membaca di layar komputer”,

-Cari masalah
“membaca buku dilayar komputer bisa menyebabkan minus bertambah”

-Gunakan istilah-istilah ilmiah
“Akhir-akhir ini dengan berbagai kemajuan teknologi, berbagai buku telah dikonversi menjadi eBook atau elektronik-book, bahkan sudah ada perusahaan yang membuat hardware khusus pembaca eBook. Tapi menurut penelitian terbaru di Universitas Nanyang, bahwa orang yang terbiasa membaca buku digital lewat layar PC menunjukkan tanda-tanda minus mereka bertambah (bagi yang telah berkacamata) atau membuat yang belum berkacamata harus memakai kacamata, dengan kata lain mata menjadi miopi. Miopi atau rabun jauh, disebabkan oleh jatuhnya bayangan didepan retina (tidak tepat diretina). Radiasi dari layar kompueter menyebabkan mata menjadi semakin pepat dan membuat bayangan mata tidak jatuh tepat di retina sebagaimana mata yang sehat. Selain itu akan membuat aparatus lakrimalis sebagai tempat keluar air mata menjadi tidak sehat dan bisa menyebabkan stok air mata anda akan berkurang”

-Tambahkan alamat kantor berita diinternet
LSM-LSM kesehatan secara terbuka memprotes keras ekspansi konversi buku konvensional menjadi eBook, begitu juga dengan peluncuran hardware pembaca eBook

-Berikan solusi yang tidak kalah gebleknya
Untuk itu, untuk menghindarinya, janganlah membaca eBook melalui komputer, atau jika anda sudah terlanjur punya banyak eBook, printlah terlebih dahulu eBook yang anda punya sebelum membacanya.

- Tambahkan kata-kata ajaib
Untuk menghindari korban yang lebih banyak, forwardlah tulisan ini kepada orang-orang yang anda sayangi agar tidak menjadi korban.

-Berikan efek forward
“[fwd]milis kesehatan kita, eBook dan miopi, penting!”

Viola..jadilah sebuah contoh hoax,

*sudah sangat jelas bahwa contoh hoax yang saya buat diatas sangat tidak benar dan sangat tidak ilmiah, saya melarang keras semua oknum yang berniat menyebarkannya sebagai hoax!*


========================================================================

Dengan kemajuan teknologi dimana arus informasi telah berjalan sangat dinamis, hoax pun mendapatkan keuntungan karena menjadi lebih mudah disebarkan. Tidak asal terima dan langsung setuju terhadap berita forward-an dengan isi yang meragukan, tidak ikut memforward berita yang dicurigai sebagai hoax, menurut saya adalah hal yang bisa kita lakukan dalam menyikapi hal ini.

Setelah panjang lebar saya tulis disini, saya harap anda mendapatkan satu pengetahuan baru, atau paling tidak, sedikit info baru tentang sepak terjang hoax.

Jadi, jika saat nanti anda dan teman anda menemukan hoax, anda sudah bisa berkata dengan dada membusung dan penuh percaya diri, (hhe, lebai) “itu cuma hoax koq” :).


Jangan lupa forward artikel ini kepada orang-orang yang anda sayangi, *halah* just kidding :), truly just kidding. (tapi kalo dicopas dengan tujuan bukan untuk hoax, gpp koq :) )

==============================================================================

-Ecky-
11 Maret 2008
Special credit kepada Mas Priyadi dan Hericz


*Bahan bacaan didapat di:
-
wikipedia berbahasa Indonesia dan Inggris
-
hericz.net
-
priyadi.net
-
kenz.or.id

RELATED POSTS

11 comments

  1. wah..thank atas infonya bro..jadi bisa lebih hati2 ni :)

    kalau postinganku ini hoax ga ya?

    salam

    BalasHapus
  2. eq HOAX nih..

    hahaha

    BalasHapus
  3. eh,,Q,,makasih yoo infonya

    ga nyangka kalo suara2 dalam tanah itu cuma hoax doang,,


    sempet dibahas di mentoring sma soalnyah

    BalasHapus
  4. This comment has been removed because it linked to malicious content. Learn more.

    BalasHapus
  5. @ febra

    sama2..:)

    @ridwan
    hhehe..kalo bener gitu jadi hoax yang berkisah tentang hoax dun? :P

    @Dea
    sama2 dea,

    BalasHapus
  6. yo,,yo,,,produktif dunks,,,he5,,kan diajarin sama Q,,, :)

    BalasHapus
  7. Hello. This post is likeable, and your blog is very interesting, congratulations :-). I will add in my blogroll =). If possible gives a last there on my blog, it is about the Smartphone, I hope you enjoy. The address is http://smartphone-brasil.blogspot.com. A hug.

    BalasHapus
  8. wah..
    postingannya tingkat tinggi nih..

    btw..
    iya tuh..
    apaan c..
    see here or here..

    apa dia lagi promosi blog ya??
    blog dne sm achie dgituin aja mungkin??
    hhehe

    BalasHapus
  9. @dea
    hhehe..

    @ditaur
    u seems post some spam

    @achie dan dini
    makasi ya dah komen..:)

    BalasHapus
  10. Jadi, hoax itu secara umum baik atau gak?

    BalasHapus
  11. @ adhi
    gak bagus lah..itu kan menyesatkan orang :)

    BalasHapus

Terima kasih atas apresiasinya :)
Klik beritahu saya untuk mendapatkan notifikasi komentar selanjutnya via email