Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

science, angels and demons

14.55 Ecky A. 1 Comments Category :

بسم الله الرحمن الرحيم


Assalamu'alaikum wr wb...


Science..angels and demons

Membaca sebuah artikel dari blog Riky F.S, yang berjudul “Dongeng Prometheus”, cukup menarik untuk ditanggapi. Ketika science dan agama dalam agama yunani yang menyembah dewa-dewa, terpisah dan bahkan menjadi musuh, ketika terpisah dan bermusuhan bagai angels and demons.

Mungkin novel “angels and demons” adalah bahasan yang sangat populer mengenai terpisahnya agama dan science dalam (jika kita menelisik kedalam novel tersebut) –agama yang bersumber dari paganisme – (mengenai hal ini tidak akan dibahas disini). Bagaikan tidak cukup ketika dalam budaya barat terjadi pemisahan antara kehidupan dunia dan agama, bahkan agama dan ilmu pengetahuanpun terjadi pemisahan, dan dalam kasus seperti ditolaknya konsep Galilleo tentang fakta bahwa matahari adalah pusat bumi, terjadi sebuah permusuhan karena konsep Galilleo yang bertentangan dengan konsep sebuah agama yang berkuasa saat itu. Dan sekarang dengan terbuktinya bahwa Gallileo dengan konsep matahari yang menjadi pusat tata suryanya adalah hal yang benar, dengan mudah dapat kita simpulkan bahwa konsep agama yang menghukum Galilleo saat itu dengan konsepnya bahwa bumi adalah pusat tata surya, adalah jelas sebuah kesalahan.

Akankah sebuah konsep agama yang bersumber dari Tuhan pencipta alam semesta bisa salah?kalau begitu, dengan mudah kita dapat dengan mudah menyimpulkan apa yang salah..


Seperti dalam artikel Riky, ilmu pengetahuan adalah hal yang tidak dapat terpisahkan dari agama. Ketika terpisah, akan terjadi chaos karena ilmu pengetahuian yang tak mendapatkan pegangan akhlak dari agama. Seperti dalam artikel tersebut, bagaimana halnya dengan bom atom Hiroshima dan Nagasaki?


Islam rahmatan lil ‘alamin…

ALLAH SWT adalah pemilik ilmu pengetahuan, tak ada pertentangan didalamnya. Bahkan dalam 5 ayat pertama yang diturunkan ALLAH SWT kepada Rasulullah SAW adalah ayat yang memerintahkan tantang menuntut ilmu.


“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam[1589]. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”

(QS.Al ‘Alaq (96) : 1-5)


[1589]. Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.





===========================================================================

-EQ-

RELATED POSTS

1 comments

Terima kasih atas apresiasinya :)
Klik beritahu saya untuk mendapatkan notifikasi komentar selanjutnya via email