Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

lanjutan, Why man dont listen & women cant read maps

09.12 Ecky A. 1 Comments Category :



بسم الله الرحمن الرحيم


Assalamu'alaikum wr wb...
lanjutan dari postingan yang sudah agak lama.... perbedaan persepsi..... sedikit cerita dibawah, diambil dari buku...dan editan dari Real Napster myQ Pro-Aktif... sebuah perbedaan.......







KASUS MENTEGA DI KULKAS

Setiap cewek di dunia pasti pernah mengalami ini.
Kisahnya berawal dari cowok yang berdiri di depan
kulkas yang terbuka...

Cowok : "Menteganya mana ya?"
Cewek : "Di dalam kulkas."
Cowok : "Nggak ada tuh" - sambil celingak-celinguk ke dalam kulkas...
Cewek : "Kok bisa nggak ada? Dari dulu juga Ditaruh di kulkas."
Cowok : "Mana? Nggak ada. Gue udah cari.
Nggak ada apa-apa tuh di kulkas."

Terus si Cewek akhirnya harus ikutan ke dapur ikutan
ngelongok ke kulkas dan......secara ajaib bin sulap,
tangannya udah megang mentega.
Apa komentar selanjutnya dari si Cowok?

"Ditaruhnya di situ sih...terang aja tadi nggak keliatan!"


Kejadian semacam ini juga terulang kembali, ketika
si cowok mencari selai Strawberry dan tidak ketemu.
Dia hanya menemukan selai Nanas, padahal selai
Strawberry itu ada di belakang selai Nanas...
cowok.....cowok...


Cowok kadang ngerasa cewek suka ngerjain mereka
dengan cara ngumpetin barang-barang di laci atau lemari.
Baik itu mentega, selai, gunting, handphone, kunci
mobil, kunci rumah, dompet - semuanya sih sebenernya
ada di situ. Tapi entah kenapa mata cowok kayaknya
nggak bisa ngeliat.


Alasan sebenernya nih adalah karena cewek punya
jangkauan sudut
pandangan yang lebih besar daripada cowok.
Bila diukur dari hidung, bisa mencapai 45° ke
arah kiri-kanan-atas-bawah,
bahkan ada yang mencapai 180°.


Jadi cewek bisa liat isi kulkas atau lemari tanpa
menggerakkan kepalanya. Sementara cowok kalo ngeliat sesuatu lebih terfokus
dan otaknya memproses seolah mereka ngeliat dalam terowongan yang panjang.
Alhasil, mereka bisa ngeliat jelas dan akurat apa yang ada tepat di
depan mata dan jaraknya lebih jauh, hampir mirip seperti ngeliat lewat teropong!
Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa otak
Cowok mencari kata M-E-N-T-E-G-A atau S-T-R-A-W-B-E-R-R-Y di kulkas.
Kalo kotak mentega atau botol selainya salah arah, udah nggak keliatan
deh. Makanya selama mencari kepalanya celingukan terus karena berusaha
menemukan benda yang 'hilang' tersebut.
Sebenernya ada implikasi lain dari perbedaan besar sudut pandang ini.
Dengan sudut pandang yang jauh lebih
besar dari cowok, mata cewek bisa ngelaba tanpa perlu takut ketahuan.
Sementara kalo cowok, udah pasti kena tuduh atau ketangkep basah kalo
matanya lagi jelalatan.


Penelitian mengungkapkan bahwa: mata cewek ngeliat bodi-bodi cowok
sama seringnya, bahkan lebih sering, daripada cowok ngeliatin bodi-bodi cewek.
Tapi, dengan daya pandang yang jauh lebih superior, cewek jarang ketahuan...



KENAPA CEWEK BISA NGOMONG TERUS? Tersipu

Dalam struktur otak cewek, kemampuan untuk berbicara terutama ada
dibagian depan otak kiri dan sebagiankecil di otak sebelah kanan.
Sementara buat cowok, kemampuan berbicara dan bahasa itu bukan kemampuan
otak yang kritis. Adanya pun cuma di otak kiri dan tidak ada area yang
spesifik. Jadi jangan heran kalau cewek seneng ngomong dan banyak pula yang
diomongin, karena kedua belah otaknya mampu bekerja sekaligus.

Otak cowok itu terkotak-kotak dan mampu memilah-milah informasi yang
masuk. Di malam hari, setelah seharian penuh beraktivitas, cowok bisa
menyimpan semuanya diotaknya. Sementara otak cewek tidak bekerja seperti itu =96
informasi atau masalah yang diterimanya akan terus
berputar-putar dalam otaknya. Dan ini nggak akan berhenti
sampe dia bisa mencurahkan isi otaknya alias curhat.
Oleh sebab itu, kalo cewek bicara, tujuannya adalah untuk
mengeluarkan uneg-unegnya, bukan untuk mencari kesimpulan atau solusi.

Cewek juga berusaha membangun hubungan lewat pembicaraan. Rata-rata
cewek bisa bicara 20 ribu kata dalam sehari.
Sementara cowok hanya sekitar 7 ribu kata sehari. Perbedaan ini kelihatan
jelas ketika jam makan malam tiba.
Cowok sudah menghabiskan 7 ribu katanya dan nggak mood untuk bicara
lebih lanjut.
Persediaan si cewek tergantung dari apa yang sudah ia lakukan sepanjang
hari. Kalau dia sudah banyak berbicara dengan orang lain hari itu, dia pun akan
sedikit berbicara. Kalau dia tinggal di rumah saja,
mungkin ia sudah menggunakan 3 ribuan kata. Jadi masih ada 17 ribu lagi!

Cowok cuman bisa melakukan satu hal pada suatu waktu! Semua penelitian
yang ada menemukan bahwa otak cowok lebih terspesialiasi, terbagi-bagi. Otak cowok
berkembang sedemikian sehingga mereka hanya dapat berkonsentrasi pada satu hal
yang spesifik pada suatu saat, sehingga sering mereka bilang mereka bisa ngerjain
semuanya tapi 'satu-satu donk'.

Kalo cowok minggirin mobil untuk baca peta, biasanya dia juga akan
ngecilin suara radio atau tape.
Banyak cewek yang bingung kenapa. Kan bisa aja baca peta sambil denger
radio dan bicara.
Kenapa cowok bersikeras ngecilin suara TV kalo ada telepon? Atau kadang
cewek suka bingung: "Kalo dia lagi baca koran atau nonton TV, kok dia
nggak bisa denger tadi gue bilang apa?"

Jawabannya adalah karena sedikit sekali jaringan yang menghubungkan
otak kiri dan kanan cowok, sehingga kalo cowok yang lagi baca koran atau
nonton TV di-scan otaknya, kita bakal tau bahwa dia seketika itu juga jadi tuli.

Sementara otak cewek punya konstruksi yang memungkinkan cewek melakukan
banyak hal sekaligus.
Cewek bisa melakukan banyak hal yang sama sekali nggak berhubungan pada
waktu bersamaan, dan otaknya nggak pernah putus, selalu aktif! Cewek bisa
bicara di telpon, pada saat yang sama masak di dapur dan nonton TV.
Atau dia bisa nyetir, dandan, dengerin radio dan bicara lewat hands-free.

Lain halnya dengan cowok, pernah terjadi juga kejadian begini. Si cowok
emang udah lapar banget dan dia makan dengan lahapnya di meja makan. Nah,
kebetulan di atas meja itu ada beberapa surat yang hari itu dikirim untuk
setiap penghuni flat. Sambil si cowok makan, tangannya membuka satu amplop surat,
maksudnya ingin makan sambil baca surat miliknya... tapi apa yang
terjadi, cowok itu salah buka surat, dia buka surat orang lain, hehehe.....bener-bener
dah terbukti kalo "Man can't do more than one task at the same time".

Tapi karena cewek bisa pakai 2 sisi otaknya secara bersamaan, banyak
cewek yang bingung ngebedain kanan dari kiri. Sekitar 50% cewek nggak
bisa secara langsung nunjuk mana kanan dan mana kiri kalau ditanya.
Tapi cowok bisa secara langsung mengidentifikasi kanan dari kiri.
Sebagai akibatnya, cewek sering dimarahin cowok karena nyuruh mereka belokin
mobilnya ke kanan padahal maksud mereka sebenernya adalah belok kiri.

STRATEGI SEPATU 'BIRU ATAU EMAS'

Alkisah sepasang suami istri Bambang dan Fenny sedang siap-siap untuk pergi ke pesta. Fenny
baru aja beli baju baru dan pengen banget keliatan cantik. Dia pegang 2 pasang
sepatu, sepasang warna biru, sepasang warna emas.
Lalu dia bertanya ke Bambang, dengan pertanyaan yang paling ditakutin cowok,
"Bang, yang mana yang musti Fenny pake dengan baju ini ya?"

Keringet dingin Bambang mulai keluar. Dia sadar sebentar lagi bisa muncul masalah.
"Ahh...umm...yang mana aja yang kamu suka, sayang," gitu jawab Bambang.

"Ayo donk Bang," kata Fenny lagi, nggak sabaran, "Yang mana yang
keliatan lebih bagus.....yang biru atau yang emas?"

"Kayaknya yang emas deh!" jawab Bambang dengan gugup.

"Emangnya yang biru kenapa?" tuntut Fenny.

"Kamu emang dari dulu nggak pernah suka sama yang Biru! Aku beli
mahal-mahal dan kamu nggak suka, kan?"
Bambang dalem hatinya mungkin udah dongkol, "Kalo nggak mau denger
pendapatku, kok tadi nanya!"

Bambang pikir tadi dia disuruh menyelesaikan suatu masalah, tapi ketika
masalahnya sudah ia selesaikan, Fenny malah kesel. Fenny sebenarnya sedang
menggunakan bahasa yang tipikal cewek alias cuman
cewek yang ngerti: bahasa tidak langsung atau kerennya indirect speech.

Fenny sebenernya udah mutusin mo pake sepatu yang mana dan tidak sedang
minta pendapat; yang dia inginkan adalah konfirmasi dari Bambang
bahwa ia terlihat cantik.

Memang cewek kalo ngomong biasanya menggunakan indirect speech alias
memberikan isyarat tentang apa yang sebenarnya dia inginkan.
Tujuannya adalah untuk menghindari konflik atau konfrontasi sehingga bisa
terjalin hubungan yang harmonis satu sama lain.
Indirect speech biasanya menggunakan kata-kata seperti:
'kayaknya', 'sepertinya' dan sebagainya.

Ketika cewek bicara menggunakan indirect speech ke cewek lain, tidak
pernah ada masalah - cewek lain cukup
sensitif untuk mengerti maksud sebenarnya. Tapi, bila dipakai untuk
bicara dengan cowok, bisa berakibat fatal!

Cowok menggunakan bahasa langsung atau direct speech dan mereka
mengambil makna sebenarnya dari apa yang
orang lain katakan. Tapi sebetulnya dengan sedikit kesabaran dan
banyak latihan, cowok dan cewek bisa kok belajar untuk mengerti satu sama lain.

Jadi kembali ke persoalan sepatu biru atau emas, bagaimana solusinya
untuk kaum cowok?
Sangatlah penting bagi kaum cowok untuk tidak memberikan jawaban secara langsung.
Bila kita re-wind situasi tadi, Bambang harusnya bertanya, "Kamu udah
milih yang mana, sayang?"

Dan jawaban berikutnya biasanya, "Ehm.....aku pikir aku bisa pake yang emas..."
karena memang pada kenyataannya Fenny udah milih yang emas.

"Kenapa yang emas?" tanya Bambang, sambil tersenyum cerdik.

"Soalnya aku bakal pake asesoris warna emas dan bajuku ada pola
keemasannya", demikian jawab Fenny.

Bambang kemudian dengan yakin akan bisa menjawab, "Wow!Pilihan kamu bagus tuh Fen!
Kamu bakal keliatan paling cantik nanti!"

Dijamin malam itu Bambang akan sangat bahagia.






from
"Why Men Don't Listen & Women Can't Read Maps" by Allan & Barbara Pease

dengan sedikit editan...
Senyum manis

y, itulah sedikit perbedaan kehidupan dari ikhwan dan
akhwat...perbedaan adalah anugrah, dan menurut saya, apalah salahnya,
untuk ikhwan, jika untuk saat yang tepat, kita mencoba berpikir dengan
pemikiran (yang untuk sebagian orang) adalah pemikiran khas akhwat, dan
juga sebaliknya...

RELATED POSTS

1 comments